Kesalahan yang Dilakukan Saat Anak Panas Demam

September 19, 2016 | By obatpenurunpanas | Filed in: info kesehatan anak.

Tidak jarang orang tua bingung bagaimana cara mengatasi panas demam. Bahkan tidak jarang pula ibu yang mengalami kesalahan saat merawat anak demam. Lalu kesalahan apa saja yang biasa dilakukan orang tua saat anak panas demam? Ini dia.

Kesalahan yang Dilakukan Saat Anak Panas Demam

Kesalahan yang Dilakukan Saat Anak Panas Demam

Mengompres dengan air dingin
Hal ini tentunya salah, karena dengan memberikan kompres dingin justru dapat menyebabkan terjadinya kontriksi atau pengecilan pembuluh darah. Pengecilan pembuluh darah menyebabkan tidak terjadinya evaporasi di pori-pori kulit sehingga hawa panas dari dalam tubuh anak tidak bisa keluar dan menguap.

Maka dari itu, dianjurkan mengompres anak dengan air hangat, karena dapat membantu evaporasi yang menyebabkan keluarnya hawa panas dari dalam tubuh. Dan, bagian tubuh yang paling tepat untuk menaruh kompres adalah di dahi, punggung, lipat ketiak dan lipat selangkangan.

Cepat diberi obat antibiotik
Kesalahan kedua orang tua bila anak demam yaitu dengan segera memberinya obat antibiotik. Padahal, sebagian besar penyakit harian disebabkan oleh virus sehingga tidak membutuhkan antibiotik, serta tidak semua infeksi bakteri butuh antibiotik. Selain itu, patut Anda ingat pula, antibiotik tidak mempercepat penyembuhan.

dr Wiyarni Pambudhi SpA pernah menyampaikan tentang pemberian obat penurun demam pada anak. Menurutnya, “obat penurun panas hanya boleh diberikan ketika suhu tubuh anak mencapai 38,5 derajat Celcius.”

Beranggapan, anak demam menjadi tanda anak lebih pintar
Anggapan ini sudah pasti salah. Demam bisa dipicu oleh infeksi virus atau bakteri, aktivitas anak yang berlebih, kelelahan, terlalu banyak stimulasi, kurang minum dan pasca imunisasi. Sementara itu tidak ada korelasi sama sekali antara munculnya demam dengan akan bertambahnya kemampuan si kecil.

Jangan sampai hal ini menjadi sebuah kepercayaan dan membuat orang tua tenang-tenang saja, padahal suhu tubuh anak sudah mencapai 40 derajat celcius.

Memastikan demam hanya dari rabaan tangan saja
Banyak orang tua yang tidak memiliki termometer (alat pengukur suhu) di rumahnya, sehingga mereka sering mengukur suhu dengan rabaan tangan. Hal ini juga menjadi suatu kesalahan. Sebaiknya Anda gunakan termometer untuk mendapatkan hasil yang pasti. Suhu yang normal biasanya 36.5, 37.5 dan suhu yang dikatakan panas yaitu mencapai 38 derajat celcius atau bahkan lebih.

Demam yang bisa memanggang otak
Hal ini adalah mitos, faktanya demam biasa tidak akan merusak otak bayi. Demam atas respons infeksi sebetulnya adalah cara tubuh untuk mempertahankan diri dari kuman penyerang. Bakteri dan virus sangat sensitif terhadap perubahan suhu oleh karena itu tubuh sengaja ‘memanaskan’ dirinya sebagai bentuk perlawanan.

Umumnya demam karena respons infeksi tidak akan melebihi batas toleransi. Di beberapa kasus, demam dengan suhu di atas 41 derajat Celcius (C) bisa merusak jaringan tubuh.

Tidak mandi
dr Meta Hanindita, SpA justru menyarankan anak yang panas tinggi dimandikan dengan air hangat. “Ini bisa dijadikan terapi thermoregulasi atau mengatur suhu agar normal lagi, hitung-hitung kompres,” papar dr Meta.

Hal senada disampaikan dr RHM Nawawi Akip, Kepala Dinas kota Lubuklinggau, Sumatra Selatan. Air hangat yang digunakan untuk mandi bisa mempercepat terjadinya evaporasi karena adanya pelebaran pembuluh darah (dilatasi) sehingga pori-pori akan terbuka. Efeknya mirip dengan mengompres menggunakan air hangat.

Nah itulah beberapa bentuk kesalahan yang biasa dilakukan orang tua kepada anak yang sedang demam. Jadi, sekarang Anda tidak boleh salah-salah lagi yah dalam merawat anak yang sedang demam. Karena artikel ini telah disajikan lengkap untuk Anda. Semoga bermanfaat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *